Tittle : 1 day for FOREVER(munade version)
Cast : Yuu,munade chocoretto guest star :jang geun suk
Author : Kim Yuuga
Rat : PG 13/2shoot/adventure fanfic
Note : Just a little bite special ff from me to you... A GIFT (park hyo shin mode on)
"oppa..aku pengen ke toilet..tunggu disini ya!"
Ujar yuu yang merasa sok berani pergi sendirian di negara orang
"hey,hati-hati tersesat!oppa nunggu disini loh!ingat ya..."
Jerit munade yang mendapat anggukan darinya....
Munade POV
Ini hari pertama ku dikorea setelah mendapat kesempatan dari kampus untuk study tour ke korea selama satu minggu,bersama seorang kohai bernama yuu. Saat ini sedang menunggu pemandu wisata yang berjanji menjemput kami dibandara ketika kami sampai,hasilnya?
Kami seperti orang bego karena tidak ada seorangpun yang menjemput kami..
Mataku mengitari sekeliling bandara..
Glek..
Aku menelan ludahku,
Kenapa semua tulisan ini bulat-bulat?
Apa bacaannya?
Dimana toiletnya?
Dimana pusat informasinya?
Tenang munade... Sebentar lagi akan ada yang menjemput kalian,sebentar lagi pasti akan sampai dipenginapan dan bisa istirahat sebelum memulai tour menyenangkan..
Ya itu pasti...
Lima belas menit berlalu, yuu belum muncul setelah mengatakan dia pergi ketoilet..
Astaga...
Kemana anak itu?jangan-jangan dia nggak ingat jalannya?
Ya...feelingku...
Flash back
"udah dong makannya,makan terus dari tadi.."
Nasihatku kepada si yuu yang sedari masuk bandara hingga seperempat perjalanan kami menuju korea-perhatian,kami transit di singapore terlebih dulu- dia tidak berhenti makan.
Makan kerupuk,makan wafer,roti,burger dan tidak berhenti dari tadi.
"iya,habis ini oppa"
Ujarnya melanjutkan lagi melahap sebuah permen coklat. Tewaslah permen itu menyusul teman-temanya dimakan si yuu. Aku menggeleng-gelengkan kepala.
"eh,oppa...sampai disana jangan misah ya.."
"harusnya itu yang mau oppa bilang..."
Kataku melemparkan kembali pernyataannya.
"iya soalnya aku itu buta arah.."
Tambahnya sebelum menewaskan satu permen coklat lagi kedalam mulutnya...
End of flash back
Dasar monster makan..
Tadi dia bilang sendiri kalau dia buta arah, sekarang dia yang mengingkari pergi sendirian. Awas, jangan salahkan aku jika dia diculik yakuza korea,eh emang dikorea ada yakuza?
"arggggh!!"
Jeritku sambil menghentakkan kaki. Mataku memperhatikan barang bawaaan ku sendiri. Kemudian aku memperhatikan tas kecilnya yang berwarna hitam yang keliatannya penuh dan juga kopernya. Lalu memperhatikan lagi sekitarku, berharap dia muncul sambil berlari seperti pinguin dan menghampiriku.
Tapi tidak ada yuu,
Tidak ada seorang gadis kecil bercelana pendek berwana hitam dan kaus abu-abu bugs bunny yang menghampiriku.
Aku menepuk dahiku..
"aish...baka!"
Umpatku. Ini hari pertama dikorea tapi kenapa sudah sial seperti ini?
Dimana yuu?
Dimana pemandu wisata sialan itu?
Dimana yuu?
Dimana pemandu wisata sialan itu?
Aku menggaruk-garuk kepalaku yang tidak gatal.
"Satu...dua...tiga...."
Ujarku sambil menutup mataku. Kemudian membukanya kembali. Berharap ketika aku melakukannya mereka berdua akan muncul.
Ternyata tidak..
'kalau dalam hitungan tiga tidak muncul,biar aku cari si yuu sendiri!' pikirku.
"ichi...ni....san....!"
Baiklah,sepertinya memang aku harus mencari dimana yuu dan pemandu wisata itu sekarang. Kusampirkan tas yuu di punggung kananku. Kemudian menggeret koper kami dan berjalan berkeliling bandara...
Lantai satu...
Lantai dua...
Lantai tiga...
Lantai empat...
Kembali lagi ke lantai tiga...
Lantai dua...
Lantai dua...
Lantai satu...
DAN AKU TIDAK MENEMUKAN MEREKA DIMANAPUN!!
Yak, sepertinya memang takdir sedang mempermainkan saya sekarang ya...
"arggggh....!"
aku duduk dibangku panjang yang sudah disediakan pihak bandara untuk pengunjung. Mataku mulai menerawang,
Rasa kantuk mulai menyerangku, tapi..marilah berpikir keras... Dimana aku akan tidur disini?
Bisa dikira gembel! Tidur dibandara...
"Krucccuuuuk..."
Aku bisa mendengar perutku dangdutan atau keroncongan. Wah..cacingnya pasti lagi konser... Aku memperhatikan sekitar bandara. Dimana ya ada yang jual makanan...
Tapi tunggu dulu...
Aku memperhatikan tas yuu yang kini ada dipangkuanku. Mataku berbinar-binar senang menatap tasnya.
Yaaaay...
Nggak salah emang bawa tu anak kesini,
Badan boleh kecil, makan nya buanyak banget...
Ada banyak snack kecil,coklat,minuman kaleng,permen,dan macam-macam yang ada ditasnya.
"ini tas apa kantong doraemon.."
Ujarku senyum-senyum gaje,mungkin kalau orang ngeliat pasti pendapatnya gini..
"oh itu TKI stress yang disiksa majikannya,sekarang mau pulang ke indonesia pasti.."
Ah,bodo' amat...
"Yang penting makan, sekarang aku yakin,pasti nggak ada yang mau nyulik yuu,karena makannya banyak..bisa rugi penculiknya...!"
Ujar ku sambil nyomat nyomot keripik si yuu.
Selagi nyomat nyomot kerupuk,makanin coklat,makan minum,makan minum,tiba-tiba mataku tertuju kepada seorang cowo yang sepertinya wajahnya familiar tapi lupa pernah liat dimana.
Aku memperhatikannya yang duduk disampingku sambil menunggu seseorang-mungkin-
Dengan penasaran aku menatap wajahnya yang tertutupi kacamata. Warna rambutnya hampir sama denganku.
"mas mau makan keripik?"
Tanyaku menawarkan diri.
"mwoya?"
Tanya nya lagi. Oh iya,bego banget saya ini kan dikorea bukan dibandara polonia.
"want this?"
ujarku sekena nya-berhubung emang bahasa inggris sekena nya-
ujarku sekena nya-berhubung emang bahasa inggris sekena nya-
"ah... Thank you.."
Ujar orang itu lagi. Dan ikut nyomotin kerupuknya si yuu.
"ah..delicious! What is this?"
Tanya orang itu kepadaku
"oh...this is keripik ubi..."
Entahlah orang didepanku ini ngerti apa nggak. Tapi walaupun nggak ngerti tapi setengah keripik ubi yang ada digenggamanku sudah di makannya. Hebat juga..
"sepertinya familiar ya..?"
Gumamku. Tiba-tiba terdengar segerombolan cewe-cewe berteriak-teriak memanggil seseorang
"jang geun suk oppa!!!!"
Teriak seorang gadis. Tiba-tiba keripik yang ada digenggaman kami berdua terjatuh, sepertinya gerombolan gadis itu terlihat lebih mirip segerombolan zombie. Mereka semakin mendekat
"palli!!palli!!"
Teriak orang ini, dan aku baru ingat dia adalah jang geun suk!!
Shit,
Mun!
Ini bukan saatnya mengagumi orang,aku harus mengkhawatirkan tentang diriku sendiri!
Segera ku raup tas bawaan ku,kusampirkan tas yuu kebahu kanan ku. Jang geun suk mengangkat koperku yang satunya-ternyata dia baik juga mau membantu membawakan barangku-
"palli!!just follow me!!"
Teriaknya, dengan tergesa-gesa aku mengikutinya sebelum gerombolan zombie maksudku gerombolan para gadis itu mengejarku.
Kami berlari secepat mungkin,melewati orang-orang dibandara. Jang geun suk saat ini mengenakan kacamata hitam. Kemudian dia meraih sesuatu di kerah bajunya-ternyata itu adalah kacamata juga!-
"use it!"
Lemparnya. Aku menangkapnya dengan tangan kiriku. Kemudian mengenakan kacamata berwarna coklat itu. Aku tau, kalau kami ketauan media, bisa-bisa besok namaku menjadi headline news!
Wah,terkenal saya dikorea..
Akh,
Kenapa sempat-semaptnya memikirkan ketenaran di saat terdesak begini..
Kami berlari menuju sebuah lift, aku dan jang geun suk memasuki lift itu,
Baru saja kami akan menutup lift, satu dari gerombolan gadis itu berlari menuju kami...
Dan...
Liftnya tertutup!!
Kami selamat,
Sementara...
Kami berhenti dilantai dua, kembali keluar dari lift dan mendapati para fans gila itu menyusul lewat tangga, dan sialnya!
Dilantai dua ini juga ada!! Mereka ada dimana-mana!
Kami terus berlari, mereka sampai kelantai dua dan mengejar kami. Kami terkepung,
Hanya ada satu celah,
Ya... Hanya ada ruangan petugas kebersihan disana!
Aku dan jang geun suk berdiri berlawanan, sedikit berbisik dia berujar kepadaku
"run to the office boys rooms,nanti aku menyusul mu setelah mengalihkan perhatian mereka!"
Aku mengangguk, kami segera berpencar. Aku segera masuk kedalam ruangan office boy itu dan menguncinya rapat-rapat.
Ya Allah..mimpi apa saya kok ini hidup kayak di film-film matrix gitu..
"hosh...hosh..."
Mengatur napasku aku duduk disebuah kursi ketika pintu terbuka.
"hey..."
Ujar jang geun suk terjatuh kelantai. Pakaiannya compang camping aku yakin karena diacak-acak oleh fans.
"daijyobu?ah~gwenchana?"
tanyaku,meniru yuu ketika menanyakan keadaan orang lain.
tanyaku,meniru yuu ketika menanyakan keadaan orang lain.
"gwenchana... Ini sudah biasa...sekarang aku tidak tau bagaimana caranya kita keluar dari sini.."
Ujar geun suk
"apakah kau tidak memanggil bodyguard?"
"aku terpisah dari body guard ku.."
'Ya ampun, makanya...elu sih sooor banget makanin keripik ubi..'
Umpatku dalam hati sembari berkipas-kipas karena kepanasan.
"ah... Sebelumnya,aku jang geun suk...(pura-puranya ini ngomong pake inggris)kamu darimana?"
Dia mengulurkan tangannya dan tersenyum kepadaku.
Hey, dia orang yang ramah.. Aku tersenyum
"munade,dari indonesia,datang kesini bersama dengan adik kelasku,tapi dia tersesat entah kemana.. Jadinya sekarang sendirian..jang geun suk hyung?"
Jelasku lengkap,dia mengangguk mengerti
"jadi sekarang kamu sedang mencari adik kelasmu?"
"ya..dan juga pemandu wisata kami.."
"ya..dan juga pemandu wisata kami.."
Dia mengangguk mengerti.
"baiklah,selagi menunggu bagaimana jika kau menemaniku?aku ada live didekat bandara. Nanti kita tinggalkan pesan di pusat informasi...bagaimana?"
"menemani?menonton live concert mu,hyung?"
"right!"
Aku menjabat tangannya dan mengangguk cepat.
Yuu,
Maafkan oppa..
Suruh siapa kau menghilang...jadinya aku saja yang menonton live concert oppa-mu si jang geun suk kan..
Tenang saja, nanti pihak informasi akan menghubungiku jika sudah menemukanmu..
Sekarang biarkan oppa bersenang-senang...
Kataku dalam hati seolah-olah berpuisi..halah lebay deh..
Suasana diarena konser sudah sangat ramai. Aku mendapat kehormatan untuk duduk dibagaian depan karena jang geun suk. Aku duduk dengan memangku banyak tas, salah satunya tas si yuu.
"nah yuu,karena kau tidak bisa melihat geun suk..tas mu saja lah gantinya..."
Candaku sambil menepuk-nepuk tas yang berpin CASSIOPEIA MEDAN itu.
Aku belum melepas kacamata milik geun suk. Ya, rasa trauma masih menghantuiku kalau-kalau gerombolan gadis gila itu akan mengejarku lagi.
Aku sudah menunggu kira-kira satu jam,
Tapi mengapa konsernya belum dimulai?
Riuh ricuh para penonton sudah terdengar,mungkin mereka mulai bosan menunggu.
Tiba-tiba jang geun suk muncul dari back stage dan melambai-lambaikan tangannya kearahku.
"aku?kenapa?"
Tanyaku menuju backstage.
Sejenak kagum dengan aktivitas di back stage konser artis-artis besar, jang geun suk sudah terlihat keren dengan penampilannya.
"ada apa hyung?"
"apakah kau bisa memainkan bass?tau kunci lagu promise dan as ever milikku tidak?bassist kami sedang tidak bisa hadir karena terjebak macet. Ini gawat, bisa batal konser karena ini...apakah mau menolongku?"
Tanya nya membabi buta.
Glek..
Aku menelan ludah..
Jika ku terima, nanti kalau salah bisa malu se indonesia..
Tapi ini adalah panggung diluar negri munade!
Kau harus mencobanya!!
Ujarku kepada diriku sendiri aku dengan perasaan takut mengangguk setuju. Dia menepuk tangannya.
"neomu kamsahamnida,munade!!!!yah!!hairstylist!tolong yang ini!"
Ujarnya memanggil seorang hairstylist dan designer datang. Mereka berdua segera mendatangiku..
Disini aku,
Dihadapan kaca, beberapa menit lagi akan tampil didepan ribuan orang memainkan bass.
Untung saja aku tau lagu ini...
Untung saja!
Ayoo...aku percaya aku bisa!
Aku pasti bisa!!
"sudah siap!ayo ke panggung!!"
Ujar jang geun suk menarikku dan memberikanku sebuah bass..
Riuh ricuh penonton terdengar ketika jang geun suk memasuki panggung. Para pemain musik pengiringnya berada tak jauh dibelakangnya. Begitupun aku yang berada tepat di sebelah kirinya. Rasanya tanganku bergetar, rasanya aku ingin melompat keluar dari panggung ini.
Terlebih ketika pandangan matanya menuju kearahku dan mengatakan beberapa detik lagi musik akan dimulai.
Segala macam doa sudah ku lontarkan.
Allah,
Lancarkanlah hariku hari ini...
Petikan bass pertama ku memulai petualangan diatas panggung hari ini...
Dentuman keras pemain drum,gitar dan bass ku menghiasi instrumen dari lagu promise milik jang geun seuk..
Panggung ini sangat indah..
Ada banyak penonton yang mengelu-elukan namanya...
Perasaanku membuncah..
Jadi seperti ini rasanya berada diatas panggung besar..
Aku membulatkan tekatku, aku harus bisa membawa band ku berada dipanggung yang sama seperti ini!
GO INTERNASIONAL!
Ya... Aku harus bisa!!!
Konser usai. Berakhir dengan sangat lancar, aku berada diback stage dan menyandarkan diriku disofa. Tersenyum dan mensyukuri betapa indahnya hari ini.
"makanlah.."
ujarnya ketika seorang asistennya menyajikan sekotak ayam goreng untukku.
ujarnya ketika seorang asistennya menyajikan sekotak ayam goreng untukku.
Wajahku berbinar-binar,
Benar!
Aku kelaparan...
Dengan lahap aku memakan ayam ini, tapi...
"ah,hyung..bolehkan aku bawa ini setengahnya?untuk temanku.."
"tentu saja!!jangan bawa yang itu,sebentar lagi yang baru akan datang,kau bawa saja yang baru untuknya!"
Aku tersenyum senang, dan kembali melahap makananku.
"kamsahamnida hyung!"
Yuu! Itu adalah permintaan maafku tidak membawamu ketempat konser hari ini!
Tiba-tiba ponsel jang geun suk berbunyi.
"nee,yeobosseo?ah...arraseo!"
Dia segera beranjak dari tempatnya duduk dan membawa dua kotak ayam goreng.
"ini..untuk adik kelasmu..dan ini untukmu!"
Ujarnya memberikan sebuah check kepadaku. Dengan cepat aku mengembalikannya.
"gwenchana hyung!!aku senang bisa satu panggung denganmu,aku tidak butuh bayaran. Pengalaman lebih mahal dibandingkan ini...tidak apa hyung,aku punya uang pegangan kok...!"
Ujarku menolak pemberiannya.
"gwenchana?semoga Tuhan membalas kebaikanmu,munade.."
aku tersenyum
aku tersenyum
"pihak bandara sudah menghubungimu,pemandu wisata mu menunggu dipusat informasi yang ada dilantai satu,didekat pintu masuk... Kau berangkat kesana dengan taxi saja,aku yang bayar taxinya...arraseo?"
Aku mengangguk setuju dan kemudian berjabat tangan dengannya
"sampai jumpa lagi.."
Aku segera berlari menuju bandara,dan melihat di pusat informasi seorang pria berwajah oriental memegang papan nama kami. Aku melambaikan tanganku kepada pemandu wisata itu dan kemudian berlari menuju ruang informasi
"ah...munade ya? Tadi yuu sudah menghubungi saya...katanya dia sebentar lagi akan sampai. 20 menit lagi..."
"benarkah?ah...iya...saya munade, anda pemandu wisata kami ya?"
Pria bertubuh jangkung itu mengulurkan tangannya kepadaku
"nama saya song joong ki,senang berkenalan dengan anda..."
Aku tersenyum dan menggenggam dua kotak ayam goreng yang ada ditanganku.
Yah, buat bertiga cukup kali ya...
"sepertinya barang bawaan anda banyak,bisa saya bantu?"
"ah...terima kasih!"
"ah...terima kasih!"
Merasa kesal karena sudah 30 menit berlalu,tiba-tiba seorang gadis kecil turun dari sebuah taxi kuning. Merasa lega karena akhirnya dia sampai juga membuat perasaan kesalku tadi hilang entah kemana-bayangkan jika dia benar-benar hilang,harus bilang apa aku ketika sampai di indonesia?-
Dasar anak bodoh..
Umpatku sambil tersenyum lega, bikin orang takut saja...
aku sudah berkacak pinggang menunggu ku didepan ruang informasi. Senyuman lebar ia perlihatkan kepadaku.
"darimana saja kau ini??"
Tanyaku mengintrogasi. Song joong ki hyung hanya tersenyum-senyum mendengar kemarahanku.
"mianhae..tadi aku kerumah sakit...lihat ini kaki ku!!"
ujarnya mencari alibi,aku menatap kakinya
ujarnya mencari alibi,aku menatap kakinya
"suruh siapa pakai sepatu high heels??"
Marahku. Dia hanya membentuk peace dengaan kedua jarinya.
"jangan marah-marah dong...lihat ini ada cake loh.."
Mendengar kata cake rasa marahku hilang. Kubiarkan ia berjalan sambil bertumpu kepada tas sandangku.
"cake?baiklah kau ku maafkan...aku juga punya ayam goreng.."
Ujarku. Dia tesenyum lebar dan kemudian menyapa pemandu wisata kami...
"wah,kenapa tas ku ringan sekali??"
"ah..itu cuma perasaanmu saja..."
Elakku. Dengan setengah percaya dia berjalan terpincang-pincang. Mungkin memikirkan kemana larinya semua makanan yang ada ditasnya.
Aku hanya berpura-pura marah yuu!
Mian kalau aku melewati hari yang seru satu hari ini sendirian!
Itu kan bukan sepenuhnya salahku!
(orang ini juga punya dunia nya sendiri selama satu harian ini dan munade tidak tau itu...)
Yuu version END
Tidak ada komentar:
Posting Komentar