Picture

Picture

Selasa, 12 April 2011

[fanfic,yaoi,NC] YunJae/THANK YOU/1shoot

Tittle        : Thank You
Cast        : YunJae
Rat        ; NC 21
Author        : Kim Yuuga
Disclaimer    : Jaejoong sendirian dirumah ketika malam natal tiba, Yoochun pergi bersama teman-temannya dan Junsu kelayapan entah kemana rimbanya. ..

Jaejoong melenguh pelan, menghela nafas dan memperhatikan jiji- kucing kesayangannya yang mungkin seperti anaknya- bergelung tidur di tempat tidurnya. Jaejoong tersenyum kemudian memandang keluar jendela. Dia memeriksa ponsel blackberry nya pemberian dari sang suami apakah ada pesan yang masuk dari orang yang ditunggunya.
Siapa lagi kalau bukan yunho-nya..
Yang tidak bisa dihubungi selama beberapa minggu ini,
Yang membuatnya frustasi seperti orang gila..
Berbagai pikiran berkecamuk didalam otaknya saat ini, apa yang terjadi, bagaimana kabarnya, bagaimana kabar ‘anak bungsunya’ yang juga tak bisa dihubungi,changmin.
Apakah dia makan dengan baik, apakah yunho sudah mengingatkan jadwal tidurnya yang benar, apakah yunho juga makan dengan teratur..
Semuanya berkecamuk didalam pikirannya, dia benar-benar stress saat ini.
meraih kotak rokoknya, mengambil sebatang dan menyalakannya dengan zippo nya, matanya menyipit menghisap rokok itu, kepulan asap kini mengitarinya.
Pikirannya masih melayang, menerka-nerka apa yang terjadi dengan sang ‘suami’ yang tak bisa dihubungi sejak beberapa minggu…
Apa yang sedang dia lakukan? Mengadakan party 21+ bersama SM lagi?
Jaejoong tersenyum miris, terlalu tegar menghadapi semua ini, pikirnya..
Terpikir lagi diotaknya tentang party yang diadakan SM..
Lamunannya melayang kepada bayangan seandainya yunho bercinta dengan orang selain dia..
Dengan Personil snsd mungkin?
Dan melupakannya… jaejoong mematikan rokoknya dan menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal..
Menekan tombol speed dial 1 di blackberry nya dan menunggu jawaban dari panggilan itu..
Terdengar nada sambung MIDUHYO dari ponselnya, jaejoong masih menunggu orang itu mengangkat teleponnya..
Tapi nihil, malah sekarang mesin penjawab yang menjawab

Jaejoong pov

“cari mati kau JUNG YUNHO…!!ANGKAT TELEPONKU!”
Teriakku kepada mesin penjawab yang akan menghubungkanku dengan yunho.
Setidaknya rekaman suaraku akan sampai kesana,
Dan kau rasakan kemarahanku. Dasar namja pabo, ah.. aku juga namja ya? Sampai lupa aku..
“woaaaaaaa!!!!!!”
Aku menjerit seperti kesetanan, astaga jung yunho.. kau membuatku seperti  orang gila!!
Well, aku tidak mau peduli lagi,terserah kau mau telepon atau tidak, mau mengirim pesan atau tidak, mau bercerai dariku juga boleh..
Eh, tapi tunggu, kalau cerai jangan dong.. tidak dihubungi 2 minggu saja aku seperti ini, kalau diceraikan?
Yoochun dan junsu akan mencampakkan ‘ibu’ nya ini kejalanan karena sudah gila dan membuat keributan setiap hari ya?
Aigoooooo!!!
Tuhan, malam ini sangat berarti masa’ aku Cuma keliling-keliling apartemen dan mengitarinya.. memangnya aku sudah gila?!
Tidak ada yang menemaniku, termasuk si pabo yunho itu..
End of jj pov

Yunho pov

Riuh ricuh party yang diadakan SM membuat changmin terlena, lihat saja dia menjelajahi segala makanan yang disiapkan untuk party tanpa berpikir untuk setidaknya dance atau menggoda cewe mungkin..
Huft..
Tapi aku senang dia seperti itu, aku jadi berhasil mendidiknya sebagai anak yang baik dan cinta damai. Lihat saja, dia tidak peduli dengan lingkungannya yang berisik dan tetap makan.
Kemudian dia berjalan menuju kearahku dengan membawa sepiring penuh desert yang aku yakin bukan makanan penutup baginya
“appa, kau tidak makan?”
Tanya nya dengan mulut penuh, aku menggeleng
“kau duluan saja..”
“ponsel appa belum dikembalikan SM ya karena menghubungi eomma terus?ponselku juga appa.. aku tidak bisa mengucapkan marry x`mas kepada eomma, si duck butt dan yoochun hyungie..”
Ujarnya menghitung tiga orang kesayangannya dengan jarinya, aku tau sebenarnya dia sangat sedih, matanya saja berkaca-kaca. Tetapi dia tidak menampakkan kesedihannya disini,
Mungkin dia berpikir, tidak mau membuatku sedih..
Good boy..
“mana lagi ya yang belum ku jelajahi?”
Ujarnya mengedarkan pandangan kepada makanan-makanan yang ada di meja jamuan, kemudian memilih-milihnya lagi. Aku membiarkannya saja dan mengambil tempat duduk.
Kemudian Jessica dan tiffany datang menghampiriku…
“oppa, tidak turun ke dance floor?”
Tanya Jessica sok oke, dia duduk disampingku dengan memasang tampang imut.
Padahal menurutku jika jonggie yang seperti itu, dia pasti jauh lebih imut lagi..
“anio, oppa lagi malas.. kalian saja..”
ujarku, tiffany mengaitkan tangannya dilenganku
“ayo oppa.. kok bermuram durja dihari yang sangat bersejarah ini… ayolah, oppa ini mikirin apa sih.. melamun terus.. huft.. ga ada yang asik.. changmin oppa makan terus dari tadi terus bermain dengan kyuhyun oppa,ayolah..”
tiffany menghentakkan kakinya bermaksud memaksaku..
Huft..
Tidak berpengaruh. Kalau jonggie yang melakukannya pasti aku langsung mau…
“tidak usah tiffany, kau ajak saja donghae atau siapa gitu.. aku sedang tidak berminat..”
“dia pasti menunggu telepon dari jaejoong oppa, ngapain sih dipikirin orang begituan, ayo kita have fun oppa..”
Ujarnya menawarkan segelas minuman untukku,
Haaa.. untung saja aku sering menemani jonggieku nonton drama, mungkin saja digelas itu ada obatnya..
“kalau Jessica tau,kenapa masih komentar?”
ujarku pergi menjauh dari mereka dan menuju meja bartender
“martini one please..”
ujarku
“ania, martini jangan, berikan dia orange juice saja!”
Ujar orang disebelahku, leeteuk hyung
“hyung~”
“apa? Kau mau marah.. kau tidak boleh minum, minuman ini yunho… tidak baik untuk perutmu..”
cerewetnya, tapi dari mana dia tau semua ini ya?
“hyung da-“
“dari jaejoong, dia memberitahuku sebelum keluar dari SM,tentang kebiasaanmu dan pola makanmu.. kalau tidak salah heechul juga tau soal ini, karena itu dia minta kami berdua menjaga kalian..
Um.. tenang saja, aku tidak akan bersikap membela SM seperti snsd.. kau tau, kami juga telah kehilangan satu member dengan kasus yang sama..”
Aku mengangguk mengerti..
Ya, hangeng hyung juga keluar dari SM dengan kasus yang sama,
Tak ada dia lagi dalam kamus hidup SM dan heechul hyung sangat menderita karena itu. Sering kali aku melihatnya menangis sendirian, tapi dia tidak pernah menunjukkannya didepanku..
Hangeng hyung sudah melupakan SM.. dan heechul hyung sangat merindukannya seperti aku merindukan jaejoong saat ini..
“ponselku ditahan hyung, aku sudah dua minggu tidak menghubungi jaejoong, mungkin beratus message dan voice mail sudah ada diponselku..
Bagaimana ini hyung?
malam ini dia dengan siapa ya? Apakah junsu dan yoochun bertengkar karena berebut menghias pohon natal”
Kemudian leeteuk hyung tersenyum bijaksana. Dia memberikan sebuah simcard kepadaku…
Itu simcardku..
Aku membelalakkan mataku..
“darimana hyung mendapatkannya??”
tanyaku,dia menutup mulutku dengan tangannya
“aish, jangan berisik yunho-yah! Aku mendapatkannya, bukan mendapatkan, aku,heechul,dan donghae mencurinya tadi siang. Kim youngmin sedang pergi bersama sungmin,lalu kami masuk kekantornya dan menemukan ponselmu disana. Kami mengambil simcardnya dan membiarkan ponselnya disana..”
aku memeluk leeteuk hyung
“hyung!jeongmal gomawo hyung! Kalian..”
“itu kado natal dari kami, sekarang kau hubungi dia.. ah tidak, kenapa kau tidak langung pergi saja kesana? Soalnya ku lihat statusnya ditwitter, dia sendirian malam ini, chunnie dan su-iie pergi.. pergilah,heechul sudah menunggumu di pelataran parkir , kau gunakan mobilnya, biar dia menggunakan mobilmu untuk pulang nanti,arraseo?”
“jincha?!arraso hyung!gomawo..jincha gomawo-yo  hyung..”
Ujarku, kemudian tak lama changmin datang menghampiriku
“appa,kau mau pergi ketempat umma ya?”
Tanya changmin,aku tersenyum dan mengangguk
“kau ikut?”
“su-iie duck butt dan chunie hyungie dirumah tidak?”
Tanyaku lagi
“mereka pergi Minnie, kau mau ikut appa?”
Changmin menganggukkan kepalanya. Tapi kemudian mengurungkan niatnya
“berarti aku nanti akan mengganggu appa dan eomma, aku perginya besok saja deh dengan kyuhyun ,appa. Aku mau main lagi dengannya… appa pergi saja,tidak apa, sampaikan salamku kepada umma ya.. kalau si duck butt dan chunnie hyungie pulang, sms aku..”
dengan senyum riang aku memeluk changmin dan mencubit kedua pipinya
“arra,appa pergi ya?”
setelah berpamitan kepada leeteuk hyung aku keluar diam-diam kepelataran parkir. Mobil Peugeot biru milik heechul hyung terpakir disana dengan dia didalamya yang sedang melamun
“hyung!”
Panggilku, dia tersentak dan tersenyum
“kau sudah datang, ini kuncinya.. bersenang- senanglah..”
aku menatap orang yang sudah kuanggap sebagai hyungku ini sedih, dia pasti sangat sedih tidak bisa bertemu hangeng hyung,biasanya dia selalu terlihat ceria dihari seperti ini,tapi sekarang dia lebih banyak diam…
“hyung, apakah aku tidak bersenang-senang diatas penderitaanmu?”
Tanyaku, dia tertawa
“bicara apa sih kau?tentu saja tidak!pabo..”
“tapi hyung dan hangeng hyung…”
dia tersenyum kecut dan mendorongku masuk kemobil
“masuk dan temui jonggie,pakai mobil ini agar SM tidak tau itu kau.. itu hadiah natal dariku..”
ujarnya tersenyum dengan mata yang berkaca..
Aku mengangguk dan kemudian menutup kaca jendelanya,aku lihat dia memalingkan wajahnya..
Dia pasti sedang menangis..
Tuhan,jika tidak berpikir aku terlalu tamak,
Karena bertemu dengan jaejoong sudah dikabulkan, bisakah aku meminta satu saja permintaan lagi..?
berikan heechul hyung kebahagiaannya..
Karena hanya itu yang bisa kulakukan sebagai hadiah terindah untuknya..

Jaejoong pov
Mondar mandir apartemen lagi, lagi-lagi mondar mandir. Aku menukar-nukar chanel tv. Tidak ada yang oke!
Pikirku, kemudian aku meraih laptopku dan mensearch gambar suamiku..
Astaga,
Disana ada gambarnya.. sedang berendam dilaut, dan yang tertutupi air hanya bagian pinggangnya hingga pangkal paha..
Omo,
Dadaku berdetak kencang sekali, gemuruh nafsu mulai melandaku..
Arghhhh!!!!
Aku mengacak-acak rambutku,
KEMANA KAU JUNG YUNHOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOO!!!!
Ting tong..
Kemudian bell apartemen ku berbunyi
“nuguseyo!!”
Teriakku dan melihat dari cc tv siapa yang datang, aku terlonjak kaget!
Itu yunho-ku!!
Kemudian dengan segera aku membuka pintunya dan berkacak pinggang didepannya
“kemana kau?kenapa dua minggu tidak mengabariku?apa yang kau lakukan?kau sudah bosan padaku?kau berselingkuh dengan wanita lain ya?dengan siapa?dengan tiffany?jessica?GO ARA?apa kau merawat anakku dengan baik? Bagaimana makanmu?dia?kenapa kalian tidak menghubungiku?aku khawatir sekali pabo!”
Aku marah-marah seperti ngeRAP, yunho sampai tertawa. Aku memukul dadanya pelan karena pada akhirnya aku tidak bisa membendung air mataku..
“hahahaha…jonggie baby,aku harus menjawab yang mana dulu nih..”
“tidak lucu!masuklah…”
aku menariknya masuk dan memeluknya sambil menutup pintu apartemenku, aku menciumi bibirnya dengan tidak sabar
“ungh.. tidak sabaran sekali chagya.. sebentar aku mau buka sepatu dulu..”
Ujarnya, kemudian membuka sepatunya dan menarikku,menciumku dengan ganas,aku melingkarkan kedua tanganku dilehernya.
Sudah lama aku tidak menikmati bibir ini..
My yunnie bear..
Bibir ini sangat ku rindukan..
Yunho segera menarikku ke sofa dan meniduriku, tetapi matanya mendapati sebuah asbak rokok di dekat jendela tempat aku duduk tadi
“harus berapa kali aku ingatkan kau untuk tidak merokok,kim jaejoong?”
tatapnya super seram melihatku,kemudian aku memasang wajah ketakutan
“mian, aku tak bisa yun.. kalau stress aku melakukannya..”
“stress?kau tau kan itu berpengaruh untuk pita suaramu… aku juga lihat di photobook terbarumu, kau merokok juga..”
Yunho cemberut,aku mengecup bibirnya kilat
“biar photobooknya laku..hehehe, mianhae.. aku akan mencoba merubah kebiasaan burukku..”
ujarku tersenyum memelas kepadanya. Akhirnya dia mengangguk mau mengerti,leaderku yang satu ini memang perhatian..
kemudian dia menatap wajahku dalam
“mianhae chagya.. ponselku ditahan sama SM karena ketauan menghubungimu.. tapi heechul hyung,teuki hyung,dan donghae menolong ku.. mereka yang membuatku bisa sampai ketempat ini sekarang..”
Aku melingkarakan tanganku dikedua leher yunho, yunho berbaring diatasku,satu tangannya bertumpu tepat disamping kepalaku,dan tangan lainnya mengelus-elus rambut dan pipiku.
“jincha yeobo?aku akan mengirimkan mereka ucapan terima kasih segera..aku juga mengkhawatirkan heechul hyung,apakah dia baik-baik saja?”
“tidak,sepertinya dia benar-benar kesepian..”
Aku menatap nanar wajah yunho, membayangkan heechul hyung yang sekarang sedang menangis sendirian..
Tiba-tiba yunho menciumku, lembut..
Kemudian aku membalas ciumannya, lama kelamaan ciuman kami menjadi begitu panas dan kemudian dia melepas ciuman kami, lenguhan panjang terdengar dari bibirku
Lalu dia menuju leherku, menjilatinya dan mencucupnya hingga tertinggal bekas merah di leherku.
“ng…h..ahh.. bear…”
panggilku lembut,mengelus kepalanya yang kini sudah menciumi leherku. Kemudian aku menolak tubuhnya lembut, raut kekecewaan terpancar di wajahnya
“wheo?”
Kemudian aku mengambil laptop ku yang masih menyala dan memperlihatkan gambarnya yang sensual tadi
“kau sangat sexy disini honey, aku tidak tahan ingin mencium tubuh sexy yang sedang bermandikan air laut ini.. ah~kulitmu semakin coklat ya honey?
Kau sexy sekali..”
Bisikku dengan suara manja dan nakal, dapat kulihat wajah nya tersenyum penuh kemenangan di hadapanku, kemudian satu persatu kulepaskan pakaiannya. Kemejanya,celananya, bahkan pakaian dalamnya. Tak ada lagi pakaian yang melekat ditubuhnya
“I want to tease you baby… oh my god, you really damn sexy hubby..”
bisikku, yunho kemudian mendorongku kesofa, aku mendesah pasrah ketika dia mencium ku lagi, tangannya bergerak cepat untuk membuka jaket hitam yang kukenakan dan kemudian membuka baju dalamku. Lalu celana dan boxer yang kukenakan hari ini.
Yunho terus menciumiku, sekarang lidahnya menjelajahi nippleku, menghisapnya dan menggigitnya kecil,membuatku merasakan berbagai macam rasa. Nikmat, sedikit perih sih.. tapi benar-benar nikmat. Dia memang tau bagaimana caranya memanjakanku.
“yun…nggh… I want to tease you too,baby.. “
Bisikku dengan suara mendesah, membuat yunho semakin menggila menjelajahi tubuhku. yunho kemudian menggenggam juniorku yang sudah menegang dari tadi. Mengocoknya pelan, tapi lama kelamaan semakin kuat, membuatku bergelinjang kegelian. Kemudian yunho melebarkan kedua kakiku, dan sekarang kepalanya berhadapan dengan juniorku.
Yunho tersenyum,
“sudah lama tidak bertemu ya, anyeong jj’s junior?”
panggilnya sambil menjilati lubang kencingku yang membuatku langung merasakan perih dan nikmat dalam waktu bersamaan. Aku mengerang ketika yunho memasukkan juniorku kedalam mulutnya dan menghisapnya seolah-olah itu adalah permen lollipop
“bear.. ngggh…hisap terus yang kuat… ahhhhh…you’re the best honey..”
bisikku. Yunho semakin semangat menghisapnya dan aku semakin berada dipuncak..
Dan mengeluarkan cairanku di dalam mulutnya, yunho yang merasa tak tahan segera  melebarkan kedua pahaku dan mulai menggoda manhole ku dengan jarinya,
Kemudian kurasakan sebuah benda besar masuk kemanholeku.. junior yunho..
“argggghhhh!!!SAKIT YUNNIE BEAR…NGGHHHH!!JINCHA APOOOOO!!”
Teriakku menjambak pelan rambut yunho
“tahan baby-ah…”
“ngggg….ahhhhhhhhhhh….. yeah, aku bisa melewatinya yun…nggggh…faster please…. Tease me, come on hubby… faster…aaahhh!!!!GOD!!”
“yeah…ahhhh…nikmat  jae,nggggh….”
“ ah..aku mau keluar lagi yun…”
ujarku juniorku yang menempel diperutnya sudah menegang sekali
“keluarkan sama-sama baby…nghhhhh…”
Yunho pov

Aku tersenyum mendengar dengkuran kecil dari bibir jaejoong. Aku menggeser letak dudukku dan membiarkannya terbaring kelelahan disofa setelah tadi malam terjadi ‘pergulatan’ diantara kami. Dia masih memelukku, melingkarkan tangannya di perutku. Aku mengecup matanya
“aku cinta mata ini..”
Ujarku lembut kemudian mengecup hidungnya
“aku juga cinta hidung mancung ini..”
Ujarku, kemudian beralih kebibirnya
“aku cinta bibir chery ini..”
Aku mengecupnya berulang-ulang membuat pemiliknya menggeliat dan terbangun.
Mengedipkan matanya kemudian memelukku
“yeobo… sudah bangun..nggg…”
Jaejoong duduk di sofa tempatnya berbaring tadi, kemudian dia memelukku yang sudah duduk disofa disampingnya tidur, membenamkan wajahnya di dada bidangku. Aku hanya mengenakan boxerku setelah bangun tadi, dia belum memakai apapun
“ yeobo.. masih ngantuk…”
Ujarnya manja, kemudian aku menariknya kepangkuanku
“bobo lagi..”
Ujarku,jaejoong tersenyum dan menggelengkan kepalanya
“kau lucu sekali sih..”
Gelitikku, jaejoong menggeliat dan tertawa manja.. sexy sekali. Jonggie ku..
“anio.. kau lapar yunnie?”
Panggilnya sambil tersenyum
“kau mau masak?tentu saja aku lapar..kau bernafsu sekali tadi malam..”
Bisikku sembari menggigit kecil telinganya dan mengulumnya, jaejoong mendesah pelan
“tapi aku mau mandi dulu..”
ujarnya beranjak dari pangkuanku. Dan berlari menuju kamar mandi.
aku tersenyum, kemudian bell apartemen jaejoong berbunyi
“nuguseyo..”
Panggilku
“APPA!!!!”
Teriakkan dolphin kami langung membahana, yoochun tertawa pelan
“appa..buka pintu..”
yoochun berujar santai,memberikan senyum terbaiknya yang terlihat dari camera cc tv apartemen mereka. Dengan segera aku membukakannya pintu
“APPAAAAAA!!!”
“dolphin-ah, jangan berteriak seperti itu… kau kan sudah dewasa..”
Ujarku mengelus-elus kepalanya. Junsu memelukku kemudian yoochun
“astaga appa, kenapa kau hanya memakai boxer..ah.. aku tau.. pasti ruang tamu berantakkan..”
ujar yoochun sambil berjalan menuju ruang tamu
“ugh..diluar dingin..”   
Keluhnya menggigil..
Junsu masih memperhatikan sekelilingnya dengan mata sipitnya.
“appa,dimana si tiang listrik?appa tidak datang bersamanya?”
Tanya junsu menanyakan adiknya, aku jadi ingat untuk menghubungi changmin
“ah iya… aku lupa,aku harus meneleponnya.. dia akan kemari setelah kuhubungi..”
ujarku meraih ponselku,tapi tiba-tiba ada teriakan seseorang
“DUCK BUTT KUUUUUUUU!!!”


Teriakan changmin mengejutkanku, kemudian dia memeluk junsu. Lebih tepatnya memitingnya
“argggg…appa lihat Minnie,apo!!TIANG LISTRIK PABO!”
Teriaknya, kemudian changmin tertawa. Terdengar suara cekikikan disamping changmin,ternyata itu kyuhyun
“kyuh?kau disini?”
Tanya junsu memeluk kyuhyun
“nee hyung,aku mengantarkan changmin..”
“aigoo..kau mau sekali mengantarkan si tiang listrik rakus kami ini.. kau pasti sangat repot,maaf merepotkanmu kyuh..”
Ujar junsu
“tidak apa hyung,aku senang membantu kalian. Oh iya,aku bawakan ini..kue..”
Kyuhyun menyodorkan sekotak cheese cake untuk kami.
“jincha gomawo yo kyuhyunnie..”
Ujarku
“wah…sepertinya enak..”
Ujar junsu
“enak saja kau duck butt,itu untuk appa,hyungku dan eommaku dan aku,kau tidak usah dapat bagian..”
Changmin berujar santai,junsu memukul kepalanya
“haha…kalian ini bertengkar terus, sudah ya.. aku mau pulang dulu.. nanti hyung dan changmin pulang dengan mobil chulie hyung kan?”
Tanya kyuhyun
“nee… jeongmal gomawo yo kyuhyunie..”
Ujarku mengelus kepala kyuhyun
“nee, bye honey…”
“APA??HONEY…!!?ih kyuh,kau mau berpacaran dengan orang gila seperti ini?”
Kyuhyun tertawa dan menggelengkan kepalanya.
“hahahaha,sudah ya aku pulang dulu…”

“tapi kau rindu padaku kan duck butt?ayo kita main game!”
Teriak changmin,junsu melompat senang
“yay, Minnie,ayo!!”
“oiya,dimana chunie hyungie?”
ujar changmin,tak lama yoochun muncul dan menampakkan batang hidungnya
“Minnie…”
Panggilnya, changmin berlari memeluknya erat
“bogoshippo hyung!”
Teriaknya,kemudian berjalan menuju ruang tamu bersama-sama. Yunho memutuskan untuk mandi saat itu
“mana eomma ku?”
Tanya changmin
“enak saja,itu eomma ku!”
Seru junsu
“enak saja kau,aku anak kesayangannya.. kau anak terbuang duck butt..”
cerocos changmin,junsu memukul kepalanya
“enak saja,aku yang anak kesayangannya!”
“bohong kan chunie hyung?!”
Yoochun tersenyum jahil
“dua-duanya anak kesayangan eomma,tapi aku lebih disayang..”
Ujarnya pede tingkat tinggi,changmin dan junsu memandangnya dengan tatapan death glare
“hahahahahaha”
yoochun tertawa garing
“dasar dahi lapangan sepak bola..”
Ujar kedua dongsaengnya, dan alhasil mereka berdua lari karena yoochun mengejarnya
“hey.. kenapa lari-larian Minnie-ah, dolphin-ah..”
Tiba-tiba jaejoong muncul dengan keadaan segar sehabis mandi
“eomma!!!!chunie jahat..!!”
“iya eomma,dia mengejar kami!!”
adu changmin dan junsu kompak, yoochun tertawa dan mengangkat tangannya
“well, I give up mom..”
ujarnya kemudian duduk manis di sofa. Lalu changmin memeluk ummanya
“eomma! BOGOSHIPO!!”
Teriaknya, jaejoong membalas pelukan anaknya erat
“nado sarang-ah… kenapa kau kurus sekali?aigooo Minnie baby, kau kurusan nak… kenapa?malas makan ya?”
changmin menggeleng
“tidak,makan ku banyak kok.. mungkin stress..”
ujarnya, jaejoong mengelus rambutnya..
“jangan seperti itu.. kau bisa sakit, ingin membuat eomma mu sedih?”
Ujarku, changmin hanya diam dan menggelengkan kepalanya
“jangan pikirkan masalah ini,kita akan selalu bersama.. nah, sekarang siapa yang lapar!?!eomma mau masak!”
YooSuMin segera berdiri mengangkat tangannya
“AKU!!!”


Jaejoong masak didapur sementara tiga jagoannya sedang berkumpul di ruang tamu bersama appanya. MinSu sedang main games, dan yoochun sedang mengobrol dengan yunho. Tiba-tiba ponsel yunho berbunyi
From        :heechul hyung

Thanks,aku tau kau sedang mendoakan ku semalam..
Terima kasih yunho-yah.. Tuhan menyayangimu,dia mengabulkan doamu..tadi malam hangeng menghubungiku,dia menyamar dan menemuiku.. kami sedang berduaan sekarang..salam sayangku untuk junsu,yoochun dan jaejoong..

Aku segera berlari kedapur dan memeluk jaejoong yang sedang memasak
“ada apa yunnie?”
“lihat ini..”
jaejoong membaca message dari heechul,bulir air mata jatuh dari matanya..
“syukurlah hyung....kau sangat beruntung..”

                    end

Tidak ada komentar:

Posting Komentar