The songs Part 4
The Melody couple
YooSu(straight)
Change- G.O.D
IT’S SO CRAZY..
HOW YOU MAKE ME CHANGE MY MIND..
“itu salah!yah,kim junsu bisakah kau memainkan piano dengan benar,huh?pabo!”
Terdengar suara teriakan seorang wanita muda yang sedang memegang sebuah buku not lagu dan sebuah kayu ditangan kanannya yang tadi berhasil mendarat tepat dikepala junsu. Terlihat wanita itu sedang hamil karena perutnya yang membesar.
“argh..apo jonggie onnie!”
ujar wanita disebelahnya mengadu kesakitan dan mengelus-elus kepalanya
“sakit kan??kalau begitu mainkan dengan baik, kau tau,aku akan memasak makan malam sebentar lagi untuk yunnie bearku dan aku tidak tau berapa lama lagi pelajaran ini akan selesai jika kau tidak bisa memainkan lagu ini dengan baik,PARK JUNSU!”
Junsu pov
“….park junsu”
“MWO??ANDWAE!NAMAKU KIM JUNSU!”
teriakku membentak onnieku didepan wajahnya. Dia mengelus perutnya yang membesar sambil memanyunkan bibir kecilnya.
“aigo…jangan membentakku pabo… nanti anakku mendengar suara dolphin mu itu.. mianhae chagie, ahjumma gila mu ini suka sekali berteriak membentak mommy.. mommy jadi sering terkejut..
suruh siapa kau bego, sebentar lagi hari pernikahanmu dan kau belum bisa memainkan lagu yang akan kau persembahkan diacara pernikahanmu bersama dengan park yoochun nanti..”
aku menekan tuts dengan kuat dan menatap tajam onnie ku
“aku tidak mau menikah dengan playboy cap ikan teri seperti park yoochun itu JUNG JAEJOONG,SHIROOOO!!!”
Jaejoong onnie tertawa geli kepadaku, dia tersenyum seperti orang yang sudah gila setiap kali aku menyebut nama lengkapnya dengan JUNG,nama keluarga suaminya.
“pada awalnya kau bisa mengatakan itu, kau pikir kau bisa menghentikan pernikahan yang sudah ditentukan oleh orang tua kita?lagian nih ya.. berdasarkan pengalamanku,
Semua tidak seburuk yang kau pikirkan kim junsu-ah… orang tua kita memilih hal terbaik untuk kita,
Kau tidak dinikahkan dengan pria tua Bangka mesum misalnya,tidak kan? Apakah kau pikir park yoochun itu setua itu.. kau kan sudah pernah melihatnya langung…dia tampan sekali,tentu saja, dia kan sepupu nya yunnie bearku. walaupun aku masih menganggap yunnie bearku yang paling tampan..lalu,bukannya aku ini matre yah..tapi yoochun it kaya raya su-iie… hari gini kalau kau hanya mencari ketampanan,mau makan apa?”
Celoteh onnieku, membela orang tuaku Untuk yang kesekian kalinya
“ya Tuhan,onnie,kau tau sendiri kalau aku punya pacarkan??pacarku, Choi Si Won,kurang kaya apa lagi coba??lagian kenapa semua laki-laki yang akan dijodohkan berasal dari keluarga mereka?kau dengan jung yunho,lalu aku dengan sepupunya park yoochun.. astaga.. apakah dunia ini hanya berputar kepada mereka saja….!!”
“mungkin saja umma dan appa punya rencana lain,kim junsu percaya kepadaku.. mereka tidak akan pernah menjerumuskanmu..”
onnieku kini menatapku dengan pandangan tajamnya,dia melakukan hal itu setiap kali berbicara serius dengan seseorang.
“apa kau bisa memberikan contohnya?”
“aku..”
Ujarnya singkat sambil melepas kacamata minusnya dan meletakkan buku-buku note nya kemudian pergi sebentar kedapur. Kemudian dia kembali dengan segelas orange juice untukku dan susu ibu hamilnya. Mengaduknya pelan kemudian menenggaknya separuh.
“aku tidak merasakan hal yang menderita seperti bayanganmu kim junsu.. aku bahagia sekarang,sangat bahagia bersama yunho.. mungkin pada awalnya memang sulit, kau tidak tau seburuk apa sikapnya dulu. umm.. walaupun dia bukan tipe pria yang playboy.. tapi dia itu galak sekali..”
ujarnya kemudian meminum sisa susunya dan menatap sebuah bingkai foto pre wedding miliknya yang terpanjang di ruang tamu khususnya dekat dengan grand piano putih miliknya itu
Disana jaejoong onnie mengenakan gaun putih yang sangat indah, gaun pernikahan yang menjadi setiap impian para wanita.
Aku ingin menikah,
Mengenakan gaun indah itu..
Tapi dengan orang yang benar-benar kucintai..
“aku takut..”
“kau takut apa? Jalani dulu baru berkomentar junsu. .. kalau kau menghentikan ini, apa kau mau eomma kena serangan jantung mendadak,hmn?”
Aku memandang onnieku dengan tatapan memelas. Seperti didahiku tertulis `please,selamatkan hidup masa mudaku’ namun dia tak mungkin mengerti.
Kemudian membisikkan sesuatu kepadaku
“kau tau junsu, menikah itu sangat nikmat loh…”
ujarnya dengan suara rendah yang sexy, wajahku kini semerah kepiting rebus atau tomat
“ONNIEEEEEEEEEEEEE!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!”
Yoochun pov
“pergilah sesekali bersama dengan tunanganmu,kim junsu.. pernikahan kalian tinggal beberapa hari tetapi kau sama sekali belum pernah mengajaknya pergi..”
ujar yunho hyung sambil membolak-balikkan document kerja miliknya. Aku dengan malas menutup document kerja milikku- Jung & Park Corps kami yang mengelola- dan duduk berselonjor disofa.
“malas, dia bukan tipe ku, pantat bebek ,suara dolphin..”
ujarku malas, meregangkan otot- otot tubuhku disofa
Yunho hyung terkekeh pelan
“kau kan belum tau seperti apa orangnya. Dia lumayan asyik loh, lucu lagi..”
“kau saja sana menikah dengannya..”
“berarti kau gila, aku sudah menikah,sebentar lagi akan menjadi ayah dari anak kakaknya yang sangat kucintai dan kau menyuruhku menikahi adiknya.. pabo..”
aku tertawa melihat pernyataan hyungku
“aku masih mau main-main dengan gadis-gadis hyung..”
“sampai kapan? Untuk apa kau menghamburkan uang untuk hal seperti itu? Ingat umurmu dong.. kau sudah berusia 24 tahun, sudah pantas menikah.. kim junsu itu wanita baik-baik tau.. setidaknya jika belum tumbuh cinta dihatimu, kau bisa memupuknya.. mungkin dengan mengajaknya jalan kali..
Kau harus mencari perhatiannya, ku dengar dari jonggieku dia sudah punya pacar..”
Aku membelalakkan mataku
“MWO??”
“jangan berteriak bodoh, bagaimana kalau aku kena serangan jantung dan mati disini, makan apa anak dan istriku?”
aku mengedipkan mataku,anak culun seperti kim junsu itu punya pacar. Cih,
Ini membuatku tertawa. Yang kudengar dia itu anaknya sangat childish dan polos. Mungkin terlalu polos jadi keliatan bego gitu.
“um… kau harus bisa mengalihkan perhatiannya dong, katanya kau playboy kelas kakap korea..”
pancing hyungku sambil memandangi sebuah frame foto di meja kerjanya
“ah,jonggie.. kau sexy sekali seperti ini..”
“lihat,ini akibatnya kalau menikah. Bisa menjadi orang gila seperti ini. Bagaimana bisa berbicara dengan bingkai foto? Pabo michyeo…!”
Junsu Pov
Aku dengan ceria berlari menuju lift yang menuju apartemen kekasihku. Choi si won dengan riang gembira. Sambil menenteng masakan kesukaannya yang kubuatkan sejak tadi pagi aku bangun.
Dia sangat suka samgyupsal buatanku. Aku tersenyum sendiri membayangkan wajahnya yang tersenyum sumringah karena makanan ini.
Aku melupakan masalahku sedikit ketika menemuinya,aku tidak mau dia bersedih karena aku. Meskipun hari pernikahanku dengan si brengsek park yoochun tinggal menghitung jari saja..
Aku keluar dari lift, dan berjalan menuju apartemen itu ketika aku berpapasan dengan orang yang sedang tidak ingin kutemui.
Siapa lagi..
PARK YOOCHUN
“sedang apa kau?”
Tanya nya tanpa basa basi kepadaku. padahal dia selalu beramah tamah dengan semua gadis, namun pengecualian untukku.
“apa urusanmu?”
“aku tunanganmu..”
“masa bodoh..”
Ujarku kemudian berjalan,dia mencoba menghalangi jalanku
“bisa tidak sih,tidak menghalangi jalan orang. Aku ingin bertemu dengan kekasihku sekarang. Jadi tolong dengan teramat sangat tuan park yoochun yang terhormat untuk menyingkir dari hadapanku”
Ujarku bernada sarkartis
“kalau aku bilang tidak mau?”
“aku akan berteriak memanggil satpam untuk mengusirmu!”
Aku termangu melihat yoochun tertawa.
Eh,
Kalau dilihat sepertinya manis juga dia ketika sedang tertawa atau tersenyum..
Akh,,,apa-apaan kau ini kim junsu!!
Dia itu musuhmu!
“kau tidak akan berhasil..”
“kenapa?!”
Teriakku
“karena.. apartemen ini milikku…”
Ujarnya tersenyum. Astaga aku lupa kalau apartemen ini milik jung & park corps. Ya Tuhan, pabo sekali aku.
“baiklah,kalau begitu aku bisa memintamu dengan baik-baik untuk tidak menghalangi jalanku kan?”
yoochun mengangkat bahunya kemudian menyingkir dari hadapanku..
Aku berjalan dengan cepat..
Betapa kesalnya aku sibodoh ini masih mengikutiku dari belakang!
Yoochun pov
Entah ini kebetulan atau takdir. Aku bertemu dengan kim junsu diapartemen ketika aku sedang berkeliling memeriksa kinerja para karyawan. Aku bertemu dengan kim junsu yang terburu-buru berjalan.
Kemudian aku berbicara dengannya,anio, tepatnya membuatnya kesal..
Astaga,
Ternyata wajahnya ketika sedang marah imut juga..
Ha?
Park yoochun apa yang kau pikirkan sih?
Aku menggelengkan kepalaku,kemudian mengikutinya dari belakang. Aku tau dia menyadarinya..
Kemudian aku dan dia telah berada didepan pintu sebuah apartemen,
Yang mungkin adalah apartemen pacarnya..
CHOI SI WON
Pria ini, yang aku ingat tadi dia muncul di lobi dengan seorang wanita dipelukannya..
Mwo?
wanita dipelukannya?!
Kulihat junsu sudah membuka pintu itu dengan kunci miliknya, dan berlari memasuki ruangan itu tanpa aku bisa mencegahnya
“BERHENTI KIM JUNSU!JANGAN MASUK!”
Terlambat..
Aku mendengar suara rantang makanan yang dijatuhkan
Aku segera masuk kedalam dan melihat junsu terpaku. Dengan menatap seorang pria dan wanita diatas tempat tidur, tanpa pakaian dan sedang berpelukkan
“CHOI…SI..WON…”
Panggilnya marah, si won memasang wajah tanpa dosa dan mencium bibir wanita yang ada dipelukannya sekilas
“ma..maafkan aku kim junsu.. aku rasa.. aku sudah bosan padamu… jadi lebih baik kita putus saja ya? Kau itu sangat membosankan,tidak mau disentuh seperti ini..”
Junsu hanya terdiam,dia tidak sangup mengatakan apapun. Dia malah menangis didepan pria bodoh yang tetap bercumbu didepannya.
Sepertinya darahku akan naik kekepala, aku memang belum pernah mengenal langsung kim junsu.
Tetapi setidaknya..
Aish, come on man! Dia tunanganku,dan aku membiarkan tunanganku disakiti didepan mataku sendiri?
bukan orang yang gentleman yang membiarkan hal ini terjadi meskipun aku tidak mencintainya.
Aku maju kedepan,menggenggam tangannya. Kemudian aku mengambil rantang yang berserakkan. Lalu memberikannya kepada junsu
Kemudian aku tersenyum kepada pria itu
“siapa kau?apa kau pembelanya?kau siapanya?cih.. ternyata gadis lugu seperti mu punya simpanan juga ya? Kalau begitu kita impas,aku memaafkanmu yang sudah menduakanmu.. sebaiknya kau memaafkanku juga jika tidak ingin masalah ini panjang..”
Aku mengepalkan tanganku,kali ini darah ku benar-benar sudah naik kekepalaku.
Aku mengambil rantang itu lagi. Masih ada daging dan kuah yang ada dirantang itu. Makanannya sudah mendingin
Kemudian aku menuangkannya ke atas kepala choi si won, aku tersenyum. Masih dengan senyuman ramahku. Junsu menatap kejadian itu termangu
“kkau… berani sekali kau?! Chagya??gwenchana??”
“jika anda berpikir anda adalah orang terhebat,tergentle dan terperfect disini, anda tentu akan berpikir lebih matang untuk bertindak.. bukan seorang gentleman yang memutuskan wanita dengan cara seperti ini, anda tau, perasaan wanita itu sangat halus. Apakah anda mengenal park yoochun?”
Ujarku, si won hanya diam
Lalu wanita yang tidur dengannya menjawabnya
“park yoochun,play boy number 1 yang sudah memacari banyak gadis. Tetapi dia sama sekali tidak pernah memutuskan gadis itu secara sepihak, atau membuat gadis-gadis menangis. Argh.. aku belum pernah bertemu langsung dengannya,tapi sepertinya dia orang yang tampan. Katanya,dia pemilik apartemen ini..”
siwon menatap seram wanita itu
Kemudian aku tersenyum
“terima kasih sudah membantu saya menjelaskan, anda wanita yang cantik. Sayang hatinya busuk..”
Aku menarik tangan junsu mendekat kepadaku.
“aku park yoochun, ini tunanganku kim junsu…beberapa hari lagi kami akan menikah.. jadi, kalian masih kuberi kesempatan kali ini..”
Aku tersenyum manis,tanganku sudah mengepal. Kemudian aku melayangkan tinjuku tepat disamping wajah siwon. Aku memukul dinding.
Bunyi berderak dari dinding beton itu menandakan betapa kuatnya tinjuku. Aku tak merasakan darah yang sudah mengalir di buku-buku tanganku.
“jangan pernah mengganggu dan menyakiti tunangan PARK YOOCHUN..”
Ujarku menarik tangan junsu keluar
Junsu pov
Yoochun menarikku keluar. Air mataku tak bisa berhenti. Rasanya masih sakit akibat dibohongi,tetapi air mata ini mengalir karena terharu
Tidak percaya seorang park yoochun bisa melakukan hal ini
“hapus air matamu untuk orang sebrengsek dia.. tidak mutu sekali air matamu itu..”
Ujarku
“gomawo yoochun-ah..”
Ujarku sambil terisak
“gwenchana,apa sih kau menangis.. tadi marah-marah kepadaku.. cih,kenapa tadi dagingnya aku tumpahkan ya..?pabo.. aku pukul saja dia tadi harusnya”
“gomawo yoochun-ah..ah,kau berdarah!”
Aku mengambil sapu tangan dari saku rok ku dan membalutnya ketangan yoochun
“sini tanganmu.. ck,kau ini sok jagoan sekali memukul-mukul dinding,lihat jadi berdarah kan..”
Cerewetku
“suruh siapa menangis didepanku?”
“gomawo yoochun..”
“kau itu harus tersenyum, seperti itu saja sudah jelek,apalagi kalau menangis..”
Aku menekan mata lukanya hingga dia berteriak
“akh! Aish..kau tidak ada lembutnya sedikit saja..!”
“makanya jangan mengujiku..kau ini dipuji sedikit langsung saja menyebalkan!”
Yoochun mencubit kedua pipiku
“berisik kim junsuuuuuuuu..”
Ujarnya kemudian berdiri dari tempat duduknya
“ayo kau kuantar pulang..!”
“jincha?tapi..yoochun-ah, aku merasa lapar sekali..!”
Ujarku sambil berlari kecil mengikuti jalannya yang cepat
“mwo?pantes gendut.. yasudah aku traktir makan ayam goreng sepuasnya!ayo cepat….gendut!”
“mwo??aku paling suka ayam goreng,kenapa kau bisa tau??hey…jangan panggil aku gendut!”
“um..tentu saja!”(jaejoong dan yunho yang ngasih tau)
Mungkin jaejoong onnie benar, pernikahan yang direncanakan oleh orang tuaku belum tentu menyakitkan setelah aku tau siapa sebenarnya park yoochun itu..
Mulai dari sekarang,aku akan belajar untuk memahami cinta dan belajar mencintainya..
----------------------------------------FIN------------------------------------------------------
by kim yuuga-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar